Ustadz Masrul Aidi: Basa-basi Cara Paling Mudah untuk Merajut Ukhuwah Islamiyah
THEACEHPOST.COM | Meulaboh – Pimpinan Dayah Babul Maghfirah, Ustadz Masrul Aidi Lc MA, menyampaikan bahwa persatuan merupakan salah satu ajaran yang sangat mulia di dalam Islam. Sebab persatuan merupakan ruh kehidupan dan menjadi pilar kekuatan dalam hidup beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegera.
Ustadz Masrul Aidi mengatakan, di dalam Alquran, hampir tidak pernah Allah Swt mengulang kata ‘nikmat’ dua kali dalam satu ayat, kecuali ketika berbicara tentang persaudaraan.
‘Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara,’ (QS Ali Imran: 103).
Ustadz Masrul Aidi menjelaskan, merawat persaudaraan bisa dimulai dengan saling bertegur sapa yang baik antar sesama. Menurutnya, basa-basi adalah salah satu cara paling mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari untuk merajut ukhuwah.
Hanya saja, kata dia, masyarakat sosial hari ini dihadapkan dengan tantangan tersendiri, dimana basa-basi tidak lagi dipahami dengan baik oleh masyarakat. Padahal pembicaraan basa-basi sangat penting dan perlu karena ini adalah salah satu fondasi penting untuk membangun hubungan dan kemudian menjalin hubungan.
“Masyarakat tidak paham lagi basa-basi, maka basa-basi ini perlu kita kembangkan untuk merajut ukhuwah. Ketika bertemu dengan siapapun, mulailah pembicaraan dengan pujian-pujian yang indah dan baik,” ujar Ustadz Masrul Aidi ketika mengisi ceramah Malam Tabligh Akbar Festival Maulid Akbar Aceh Barat 2024 yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Baitul Makmur, Kota Meulaboh, Aceh Barat, Kamis (5/12/2024).
Selain itu, Ustadz Masrul Aidi juga menyampaikan bahwa pilar awal untuk memulai persatuan dan persaudaraan haruslah dimulai dari rumah tangga. Ia mengatakan, tidak ada harapan seseorang mau merajut persaudaraan dengan orang lain apabila orang tersebut di dalam rumah tangganya saja tidak harmonis.
“Merajut persatuan dimulai dari rumah tangga. Seseorang jika dengan istrinya di rumah masih bertengkar, ini tak perlu berharap orang itu mau bersaudara dengan orang lain. Maka coba mulai persaudaraan dari rumah tangga masing-masing,” ungkapnya. (Akhyar)
Baca berita The Aceh Post lainnya di Google News dan saluran WhatsApp