Syekh Ali Jaber Harapkan Proses Hukum Harus Amanah dan Tidak Disalahgunakan

Keterangan Foto : Syekh Ali Jaber, saat ketika Tabligh Akbar di Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. (Sumber Foto : Ist)

Theacehpost.com | LAMPUNG- Syekh Ali Jaber saat menerima informasi bahwa pelaku penusukan dirinya diduga mengalami gangguan jiwa. Namun sontak Syekh Ali membantahnya dan tidak terima terkait informasi tersebut.

banner 72x960

Pasalnya, Syekh Ali berupaya melawan saat terjadinya penyerangan yang dilakukan oleh si pelaku terhadap dirinya. Namun saat berdiri, pisaunya sudah tertancap dibahunya sehingga pisaunya patah.

“Saya melihat langsung detik-detik si pelaku ini berlari naik ke panggung dan berusaha menikam saya,”ungkapnya dalam konferensi pers di Kafe Baba Rayan, Jl Pangeran M Noer, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Senin 14 September 2020.

Syeh Ali juga mengatakan bahwa si pelaku ini sangat sadar dengan kekuatan dan keberanian.

Lalu si pelaku tidak mengalami gangguan jiwa, bahkan dia sangat terlatih. Dan kalau kata terlatih tentu ada siapa orang dibelakangnya. Juga motifnya ada yang menyuruh untuk melakukan rencana pembunuhan tersebut.

“Biarkan proses hukum berjalan baik dan kita doakan bersama agar aparat hukum memprosesnya sesegera mungkin. Saya harap aparat keamanan jujur dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” kata Syekh.

Syekh Ali menambahkan, kepercayaannya kepada pihak kepolisian sangat luar biasa. Mudah-mudahan tidak disalahgunakan dan proses hukumnya diseriuskan dan ditindaklanjuti supaya bisa menenangkan masyarakat.

“Ini sebenarnya bukan untuk pribadi saya, tapi untuk seluruh ulama, para da’i, habaib, dan untuk negeri kita Indonesia. Supaya orang tidak menjadikan mereka sasaran untuk menghabiskan agama dan ulama.” harap Syekh Ali.

Syekh Ali juga menambahkan, ulama kita di Indonesia terlalu ikhlas karena musibah, ya sudahlah. ikhlaskan saja dan maafkan mau sampai kapan?” tegasnya.

Syekh Ali Jaber sedikit mengutarakan maksud hatinya,”Ikhlas itu ada waktunya. Ikhlas itu ada tempatnya. Ikhlas juga ada poin-poinnya. Ketika kita kadang- kadang terlalu ikhlas, sehingga orang- orang memanfaatkan.Seolah-olah kita lemah, menganggap kita tidak bisa apa-apa.

Insya Allah kita semua bisa melawan kebatilan dan kemungkaran.” tutur Syekh Ali Jaber saat konferensi pers tersebut.

Reportase : Maulida Ariandy

Editor: Rifan

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *