Sensasi Teluk Rigaih, Magnet Lain di Aceh Jaya

Teluk Rigaih direkam dari salah satu sudut. (Foto acehwisata.com)


Catatan Nasir Nurdin/Theacehpost.com

banner 72x960

MELINTAS di Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh, kita dimanjakan dengan keelokan pesona pantai, perbukitan, kuliner, dan rimbun pepohonan.

Pesona yang begitu menggoda antara lain terlihat di Teluk Rigaih, Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.

Teluk Rigaih berjarak sekitar 142 kilometer arah barat Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh.

Teluk Rigaih dengan permukaan lautnya yang biru dan tenang menjadi wahana permainan alami bagi bocah setempat.

Waktu termpuh dengan mobil atau sepeda motor tak sampai 2,5 jam untuk perjalanan normal. Apalagi ruas jalannya berkualitas terbaik ‘warisan’ USAID pascatsunami 2004.

Pesona Teluk Rigaih memang luar biasa. Lautnya yang tenang dengan riak gelombang mengempas ke pinggiran pantai ‘berpagar’ batu gajah menjadi daya tarik tersendiri.

Warung kuliner berjejer di pinggirannya –bahkan ada yang dibangun menjorok ke laut—menciptakan sensasi mendebarkan bagi pengunjung.

Dari pinggiran Teluk Rigaih, kita bisa menatap Pulau Reusam yang seolah menjadi pembatas antara lautan lepas dengan daratan Aceh Jaya.

Pemkab Aceh Jaya mempersiapkan Pulau Reusam sebagai destinasi wisata.

Sejumlah fasilitas pendukung telah dibangun di pulau yang bisa ditempuh hanya dengan waktu 10-15 menit pelayaran dari Teluk Rigaih.

“Ada boat masyarakat yang berpangkalan di Teluk Rigaih yang siap mengantar wisatawan ke Pulau Reusam,” kata seorang wartawan yang juga Pengurus PWI Aceh Jaya, Suar Sri Herdi.

Sensasi Teluk Rigaih tak hanya sebatas indahnya hamparan samudera atau aroma kuliner dari jejeran warung di tepiannya.

Sambil menikmati aneka makanan dan minuman, pengunjung juga disuguhi aksi bocah dengan kemampuan berenang dan kemahiran lompat indah dari atas kerangka balok kayu yang dibuat khusus di sisi sebuah  ‘warung terapung’—tempat kami melarung penat dalam birunya hamparan Teluk Rigaih, Sabtu petang, 29 Oktober 2022.[]

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *