Pj Bupati Abdya adakan Coffe Morning dengan Wartawan
Theacehpost.com | BLANGPIDIE- Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Darmansah, mengadakan Coffe Morning dengan para wartawan dalam wilayah kabupaten setempat, Kamis, 18 Agustus 2022.
Kegiatan yang dipandu oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Abdya, Zainun Yusuf tersebut dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media massa, mulai dari media elektronik, media cetak dan juga media online.
Dihadapan para wartawan, Darmansah mengaku bahwa kabupaten Abdya tidaklah asing baginya. Karena daerah ini pernah menjadi bagian dari kabupaten Aceh Selatan.
“Bagi saya, Abdya ini bukanlah daerah asing,” ujar putra kelahiran Sawang kabupaten Aceh Selatan tersebut mengawali pembicaraannya.
Ketika ditanya terkait program yang akan dilakukannya selama menjabat sebagai Pj Bupati Abdya, ia mengatakan akan mengumpulkan semua kepala SKPK di Bappeda guna melakukan inventarisir kelemahan dan hambatan SKPK selama ini.
“Hari ini saya akan mengumpulkan semua kepala SKPK di Bappeda guna melakukan inventarisir kelemahan dan hambatan SKPK selama ini,” jawabnya.
Mantan kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) tersebut mengatakan bahwa ketika datang ke Abdya pasca dilantik 15 Agustus lalu, ia tidak membawa dendam apapun.
“Saya bersihkan jiwa raga saya, ke Abdya saya tidak bawa dendam sama sekali. Moto kita adalah bersih itu indah dan berkah, bersih di luar dan bersih di dalam,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa kedepan akan ada agenda rutin antara wartawan dengan Pj Bupati.
“Kedepan akan ada pertemuan lanjutan, tapi tidak lagi di warung kopi. Bulan depan kita agendakan pertemuan kita di Teluk Surin, kemudian kedepannya lagi kita duduk di perbatasan, Krueng Seumanyam, dan seterusnya,” tutupnya.
Sementara itu, ketua PWI Abdya, Zainun Yusuf, mengharapkan kedepan akan ada pertemuan lanjutan antara Pj Bupati dengan wartawan.
“Dihadapan bapak, ada sekitar tiga puluhan lebih wartawan di Abdya, kami berharap akan ada keterbukaan informasi dalam semua hal diantara kita. Persoalan ada yang bisa kita buka atau tidak ke publik, tentunya akan kita saring kembali nantinya.” harapnya. []