Kejari Aceh Selatan Turun Tangan Investigasi Proyek Drainase Siluman di Kluet Utara

waktu baca 2 menit
Foto: Yurisman

Theacehpost.com | TAPAKTUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan akan melakukan investigasi pada pekerjaan proyek drainase di kawasan Gampong Simpang Empat dan Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara.

Investigasi ini dilakukan menindaklanjuti viralnya pemberitaan tentang proyek yang diduga dikerjakan asal jadi.

Dalam hal ini, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengintruksikan Kejari Aceh Selatan untuk melakukan investigasi pada pekerjaan proyek drainase tersebut.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Selatan, M. Alfryandi Hakim, mengatakan bahwa investigasi akan dilakukan dalam waktu dekat. Tim Kejari akan turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi proyek dan mengumpulkan bukti-bukti.

“Kita akan melakukan investigasi awal di lapangan, mengambil foto, dan melihat perencanaan pekerjaan,” kata Alfryandi.

banner 72x960

Investigasi ini dilakukan karena adanya dugaan bahwa proyek drainase tersebut dikerjakan asal jadi.

Koordinator Forum Peduli Aceh Selatan (For-PAS), Teuku Sukandi, mengatakan bahwa proyek tersebut tidak memiliki papan proyek dan kualitas pekerjaannya buruk.

“Mirisnya lagi, proyek drainase tersebut diduga kualitas pekerjaan yang dinilai asal jadi, bisa dikatakan amburadul,” kata Sukandi.

Sukandi juga mengatakan bahwa proyek tersebut diduga dikerjakan pada malam hari.

“Berdasarkan informasi, pekerjaan proyek drainase ini dikerjakan pada malam hari, pantas saja bangunan tersebut kita lihat seperti layaknya ular dan tidak lurus,” kata Sukandi.

Proyek drainase tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2023. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Sinar Harapan Bersaudara dengan nilai kontrak Rp 1,2 miliar lebih.

Kejari Aceh Selatan berharap investigasi ini dapat memberikan kepastian hukum terhadap proyek drainase tersebut.[]

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *