HIPSI Aceh: BSI Hanya Dijadikan Tumbal untuk Revisi Qanun LKS

Ketua HIPSI Aceh Muhammad Balia

Theacehpost.com | BANDA ACEH – Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Aceh Muhammad Balia menegaskan agar Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) jangan melakukan upaya pelemahan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) serta menghadirkan kembali lembaga keuangan konvensional di bumi Serambi Mekkah ini.

“Yang sahkan Qanun LKS adalah dewan, kita apresiasi. Kalau sekarang mau hadirkan lagi bank konvensional, dewan jangan jilat ludah sendiri,” tegasnya yang juga CEO MBA Corporation ini.

Balia menambahkan, persoalan sistem layanan BSI yang bermasalah jangan dijadikan alasan merevisi Qanun LKS. Lembaga keuangan yang dimaksud dalam Qanun LKS yakni bank syariah, lembaga keuangan non-bank, dan lembaga keuangan lainnya. Jadi, tidak disebutkan BSI di dalamnya. Ada belasan bank di Aceh selain BSI yang menerapkan sistem syariah.

“Saya duga upaya pelemahan Qanun LKS sudah coba dilakukan sejak lama. BSI hanya dijadikan tumbal untuk revisi Qanun LKS,” ungkapnya.

Lanjut Balia, Aceh merupakan satu-satunya daerah yang mendapatkan kekhususan bisa menerapkan Qanun LKS. Perjuangan untuk melahirkan Qanun LKS pun tidak mudah. “Kita patut mengapresiasi anggota dewan yang sudah mengupayakan lahirnya qanun ini,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *