Harga Cabai Turun, Minyak Curah Naik di Banda Aceh

Sejumlah komoditas pertanian di Pasar Tradisional Peunayong. (Foto: Cut Putroe Ujong)

Theacehpost.com | BANDA ACEH – Harga cabai merah di Pasar Tradisional Peunayong mengalami penurunan, sedangkan minyak curah dilaporkan naik.

banner 72x960

Salah seorang pedagang komoditas hortikultura, Fahrul menjelaskan sebelumnya, pada akhir Desember 2020 harga cabai merah sempat melambung tinggi.

“Akhir bulan lalu atau sebelum masuk tahun baru 2021, harga cabai masih Rp60 ribu per kilogram (kg), kini sudah menyentuh Rp40 ribu per kg,” ujar Fahrul kepada theacehpost.com di lokasi dagangannya, Jumat, 8 Januari 2021.

Menurutnya, ada beberapa faktor penyebab terjadi harga cabai melorot.

“Selain karena pasokan kembali meningkat karena tengah masa panen, faktor curah hujan yang tinggi juga menjadi penyebabnya. Juga, cabai tidak bisa bertahan lama ketika sudah dipetik,” ungkapnya.

Tak hanya soal harga komoditas cabai merah, di lapaknya ia juga menjual tempe yang dilaporkan harganya masih stabil.

“Sementara harga cabai merah menurun, kini komoditas minyak curah malah naik, dari harga Rp12 ribu per kg sekarang Rp14 ribu per kg,” ungkapnya. []

Penulis: Cut Putroe Ujong

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *