Dukung Digital Campus, BSI Perkuat Digital Payment IAIN Langsa

RCEO BSI Region Aceh Wisnu Sunandar (kiri kedua) saat menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama antara BSI dengan IAIN Langsa terkait kerja sama layanan digital campus oleh Area Manager BSI Lhokseumawe Muhammad Arif Gunawan (kiri ketiga) dengan Rektor IAIN Langsa- Dr. H. Basri, MA (kanan ketiga) didampingi oleh Wakil Rektor III IAIN Langsa Dr. Zainuddin, MA (kanan kedua) di Auditorium IAIN Langsa, Rabu, 30 November 2022.

Theacehpost.com | LANGSA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mendorong penerapan digitalisasi perbankan syariah di kalangan generasi muda khususnya di lingkungan kampus. Bank syariah terbesar di Indonesia tersebut menggandeng Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa mewujudkan digital campus atau smart campus pertama di Provinsi Aceh.

Regional CEO BSI I Aceh Wisnu Sunandar menjelaskan beberapa kerja sama terkait penerapan digital campus untuk memperkuat digitalisasi keuangan syariah yang dijalin antara BSI dan IAIN Langsa antara lain payroll dan pembiayaan pegawai yang berjumlah 400 orang. Kemudian pembayaran UKT mahasiswa yang berjumlah 6.000 orang.

Selain itu, kedua belah pihak juga menyepakati pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Yaitu melalui penyelenggaraan penyediaan kesempatan magang, hingga pelatihan bagi mahasiswa IAIN Langsa.

“Kampus IAIN Langsa adalah kampus pertama di Aceh yang menjalankan digital campus bekerja sama dengan BSI. Hal ini selaras dengan arahan Kemendikbud agar semua kampus di Indonesia segera menjalankan smart campus. Alhamdulillah IAIN Langsa memulai langkah positif ini di Bumi Serambi Mekah dan kami berharap ini bisa menjadi berkah untuk semua,” kata Wisnu menekankan, Rabu, 30 November 2022.

Wisnu juga mengatakan bahwa saat ini digitalsasi yang dilakukan oleh BSI merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang dan menuntut kemudahan. Karena itu, lewat BSI Mobile, perseroan mencoba untuk memberikan jawaban dari setiap kebutuhan masyarakat, tidak hanya dari sisi finansial, tapi juga spiritual dan sosial.

“Transformasi digital khususnya di perbankan syariah merupakan bentuk adaptasi dari BSI dalam menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. BSI Mobile menjadi bukti bahwa bank syariah pun saat ini merupakan bank yang modern dan sangat inklusif bagi seluruh masyarakat,” kata Wisnu.

Terkait digitalisasi, saat ini layanan BSI di Provinsi Aceh diperkuat pula dengan 693 unit ATM, dan 10.483 laku pandai Agen BSI Smart. Inklusi layanan perbankan syariah digital di sana pun cukup baik. Per September 2022, secara nasional user BSI Mobile mencapai 4,44 juta atau naik sebesar 43 persen secara tahunan. Jumlah pengguna yang semakin meningkat dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat yang mulai beralih ke e-channel BSI Mobile, ATM maupun Internet Banking.

Sementara itu transaksi QRIS mencapai Rp23,3 miliar di seluruh Aceh. BSI juga sudah melakukan kerja sama dengan anak perusahaan PLN, yaitu ICON+ guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Aceh, khususnya pelaku UMKM agar masuk ke ekosistem digital. Profil nasabah BSI sebanyak 97 persen telah beralih menggunakan e-channel untuk beraktivitas perbankan.

Transaksi kumulatif BSI Mobile per September 2022 mencapai 187,20 juta transaksi. Untuk mengakselerasi peningkatan layanan perbankan digital, perseroan pun terus mengembangkan fitur layanan sehingga dapat mendorong masyarakat mengaktivasi BSI Mobile. Di antaranya buka rekening online, top up e-wallet, pembiayaan multiguna online bagi ASN, layanan ZISWAF, tarik tunai hingga layanan emas.

Perkuat Literasi

Selain kerja sama mewujudkan digital campus, BSI juga memperkuat literasi dengan mengadakan BSI Mengajar di IAIN Langsa. Menurut Wisnu program BSI Mengajar dihadirkan BSI untuk penguatan literasi layanan digital perbankan syariah.

Program serupa sebelumnya diadakan di Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe. Menurut dia, dengan langkah tersebut harapannya Aceh sebagai satu-satunya provinsi yang menerapkan prinsip syariah di Indonesia, bisa menjadi contoh sukses penguatan ekonomi Islam di Tanah Air.

“Literasi dan edukasi ekonomi syariah yang dilaksanakan secara masif di Bumi Serambi Mekah tidak terlepas dari semangat BSI untuk berperan aktif mendorong pengembangan ekonomi syariah dan sesuai arahan regulator dalam hal ini OJK dan BI. Sehingga Provinsi Aceh akan menjadi contoh sukses penguatan ekonomi syariah di Indonesia,” pungkasnya. []