Amal Hasan: Pasi Raya Magnet Ekonomi, Sayang Tata Kelolanya Belum Aktif

Theacehpost.com | ACEH JAYA – Ekonom dan mantan bankir Amal Hasan SE MSi mengharapkan sistem tata kelola perkebunan di Aceh Jaya segera diaktifkan agar seluruh potensi hasil perkebunan dan pertanian yang sedang tumbuh dapat memberikan nilai tambah dan maksimal menjadi daya dorong dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

banner 72x960

Hal tersebut disampaikan Amal Hasan dalam kegiatan silaturahmi dengan sejumlah tokoh di Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya, Jumat, 5 Mei 2023.

Dalam kunjungan silaturrahmi ke Kecamatan Pasi Raya yang digagas oleh Forum Paguyuban Pemuda Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya tersebut turut dihadiri pengusaha sawit Ulul Azmi, pengusaha jagung Zulfikri, pengusaha pariwisata sekaligus tokoh Pemuda Karang Taruna Taruna Dedi Heriadi, pengusaha peternakan Maulidi, dan pengusaha pertanian Mauli Harisman.

Selanjutnya ada tokoh pemuda penggiat seni budaya T Zurihal, tokoh pemuda dan Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Pasi Raya Hidayat .

Amal Hasan yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (USK) tersebut mengatakan dengan potensi lahan dan hasil perkebunan, pertanian yang ada di kawasan Kecamatan Pasi Raya semestinya memberikan dampak yang berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan petani dan masyarakat.

“Kawasan Pasi Raya ini memiliki bentang wilayah yang sangat luas dan mampu menghasilkan berbagai komoditas unggul di sektor perkebunan, pertanian, peternakan, serta pariwisata,” ujarnya.

Lanjut Amal Hasan, sejak dulu Pasi Raya sudah menjadi magnet ekonomi di Aceh Jaya dengan berbagai hasil pertanian perkebunan yang seluruhnya melibatkan masyarakat setempat. Tetapi, sangat disayangkan ketika berbagai produk tersebut mampu diproduksi dalam skala besar oleh masyarakat namun sistem tata kelolanya tidak diaktifkan dan tidak berjalan dengan baik, sehingga mekanisme pasar tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Amal Hasan menyarankan agar pemerintah daerah melakukan upaya yang lebih aktif mendorong terbentuknya asosiasi pertanian dan perkebunan di Aceh Jaya agar seluruh potensi yang ada dapat memberi manfaat kepada masyarakat, terutama dalam pengendalian harga pasar produk produk yang dihasilkan agar tidak merugikan petani.

Dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi dengan berbagai tokoh masyarakat Pasie Raya tersebut, berbagai informasi masukan serta keluhan tentang isu-isu ekonomi yang terjadi disana disampaikan kepada Amal Hasan yang merupakan salah satu putra terbaik Aceh Jaya.

Diharapkaan seluruh potensi ekonomi yang ada di kawasan tersebut mampu menunjang kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di masa depan.

“Saya melihat hampir di seluruh wilayah Pasi Raya bisa dikembangkan. Di samping perkebunan dan pertanian yang sudah berkembang di sana, sektor peternakan dan pariwisata juga memiliki prospek dan potensi yang sangat menjanjikan,” terangnya.

Menurut Ketua Perhimpunan Humas Indonesia Provinsi Aceh ini, hanya butuh sentuhan dan kehadiran pemerintah daerah lebih nyata untuk menjadikan kawasan  Pasi Raya menjadi salah satu sentral ekonomi Aceh Jaya.

Amal Hasan optimis di masa yang akan datang seluruh wilayah Aceh Jaya akan berpotensi menjadi magnet baru pengembagan ekonomi kawasan di wilayah barat selatan Aceh.

Mantan direksi Bank Aceh itu menjelaskan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang, maka pondasi ekonomi daerah harus dibangun dan diperkuat dengan skala prioritas pada sektor-sektor unggulan, sesuai potensi wilayah. Semua itu tentunya harus berbasis pada masyarakat dengan berbagai kearifan lokal yang ada.

“Saya berharap seluruh warga masyarakat dan berbagai stakeholder Aceh Jaya bisa bersama-sama bersinergi dan saling terintegrasi dalam membangun masa depan dengan fokus pada penguatan pondasi ekonomi secara terpadu, terstruktur, dan berkelanjutan dalam visi misi yang sama, yaitu menuju kejayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh Jaya,” tutup Amal Hasan. []

Komentar Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *