Sofyan A Gani Raih Kakanwil Award

Dr Sofyan A Gani usai menerima Kakanwil Award di di Auditorium Ali Hasyimi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu malam, 7 Januari 2023.

Theacehpost.com | BANDA ACEH – Anggota Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Dr Sofyan A Gani MA menerima Kakaknwil Award dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Ia meraih penghargaan tersebut pada kategori Komite dan Pemerhati Pendidikan Inovatif dan Berdedikasi.

Penghargaan itu diserahkan oleh Kakanwil Kemenag Aceh Dr H Iqbal SAg MAg, di Auditorium Ali Hasyimi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu malam, 7 Januari 2023.

Selain sebagai Anggota MPA, Sofyan merupakan Ketua Madrasah Development Centre (MDC), forum pemikir untuk pengembangan pendidikan, khususnya madrasah, serta juga pernah 12 tahun berkiprah sebagai Ketua Komite MAN Model Banda Aceh.

Pascagempa dan tsunami Aceh Sofyan juga terlibat dalam membantu rekontruksi pendidikian Aceh sebagai Education Advisor pada program bantuan Pemerintah Australia (ERA/AusAID), khusus di lingkungan Kementrian Agama.

Kiprah lain Sofyan adalah sebagai narasumber dalam berbagai seminar dan pelatihan pendidikan, khususnya terkait peran masyarakat atau Komite dalam membantu madrasah maupun sekolah.

Ketua Panitia Drs H Azhari menyebutkan kegiatan Kakanwil Awards merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-77 Kementerian Agama, hal ini untuk memberikan apresiasi atas berbagai prestasi dan dedikasi terhadap lembaga.

Azhari mengatakan, bahwa kegiatan malam ini bukanlah acara terakhir, tapi masih ada penutup secara serentak nasional, yakni Jalan Sehat Kerukunan, pada 14 januari mendatang.

Kakanwil Kemenag Aceh Dr Iqbal menyebutkan dalam bekerja perlu merancang ide-ide dan solusi kreatif, yang memiliki gagasan dalam rangka pengembangan organisasi.

“Pada malam ini, kita memberikan motivasi bagi guru-guru, dan bagi para ASN yang lain semua, baik yang berprestasi ataupun belum, mudah-mudahan yang tahun ini belum berkesempatan, bisa mendapatkan pada tahun mendatang,” harapnya.

Ia juga memohon doa, dukungan dan arahan dari pimpinan, serta dari keluarga besar dan ASN di lingkungan Kemenag Provinsi Aceh.

“Selama ini, semua tantangan dan hambatan dapat kita lalui bersama dengan kerja sama yang baik, sebagaimana ditampilkan dalam napak tilas tadi, kita coba merubah mindset pegawai, di mana bekerja bukan berprinsip kepada material, tapi harus bernilai ibadah,” katanya.

Pada tahun 2023 ini, kita sudah memprogramkan dan bertekad harus masuk Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) sebagaimana diharapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

“Kita juga bertekad memperkuat kerukunan, apalagi mulai tahun 2023 ini menyongsong tahun politik. Maka ketika umat ini rukun negara ini juga akan utuh, jadi ASN Kementerian Agama perannya juga sangat penting dalam menjaga konstitusi, juga menciptakan dan mewujudkan kerukunan umat beragama yang telah terjaga,” ucapnya.

Inspektur Jenderal Kemenag RI Dr H Faisal Ali Hasyim SE MSi CA CSEP dalam sambutannya mengajak ASN Kemenag untuk tetap bersih dari hal berbau sara, menjaga dan sekaligus menjadi pelopor moderasi beragama di tahun toleransi.

“Begitu pula halnya jelang tahun politik, kami tegaskan tidak ada yang terlibat politik praktis atau menjadi timses,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendis Kemenag RI Dr Muhammad Zain, Irwil I Kemenag Maman Saefullah, Pejabat eselon 3 Kanwil Kemenag Aceh, Kakankemenag se-Aceh, Presiden Direktur Acer Indonesia Herbet Ang, Ketua Katuha, Ketua Amphuri, sejumlah Kadis di SKPA, Ketua DWP Kemenag Aceh dan pengurus, kepala madrasah se-Aceh, dan lainnya. []

Penulis: ZulfurqanEditor: Zulfurqan