#

Nekat Mudik Melintasi Pos Perbatasan Aceh, 22 Orang Diswab Antigen, Satu Reaktif

  • Bagikan
Petugas gabungan melakukan penjagaan terhadap kendaraan yang nekat mudik melintasi pos perbatasan Aceh- Sumatera Utara, tepatnya di Timbangan Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, 6 Mei 2021. (Foto: Saiful Alam/Theacehpost.com)

Theacehpost.com | KUALA SIMPANG – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan personel gabungan di pos penyekatan larangan mudik, perbatasan Aceh-Sumatera Utara (Sumut) terus memperketat penjagaannya di H-1 Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kendati demikian, Dicky mengaku sejumlah warga masih saja ada yang membandel.

“Sejauh ini masih ditemukan masyarakat yang nekat melintasi perbatasan untuk melakukan mudik,” sebut Dicky didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Rabu, 12 Mei 2021.

Dia menyebutkan, petugas saat ini sudah memeriksa 22 orang yang nekat mudik dengan melintasi pos penyekatan dengan melakukan tes swab antigen.

Dari jumlah tersebut, satu di antaranya hasilnya reaktif atas nama IBS (inisial), warga Tanjung Pura, Sumut.

“Ada satu yang reaktif. Namun kita sudah berkoordinasi dengan pegawai Dinkes yang bertugas di perbatasan untuk membawa yang bersangkutan ke GOR Aceh Tamiang untuk isolasi mandiri,” ujarnya.

Dicky juga menjelaskan, adanya satu warga yang reaktif ini juga merupakan efek dari mobilitas yang tinggi menjelang lebaran.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak nekat untuk melakukan mudik, karena di perbatasan tetap dilakukan pemeriksaan dan di-swab antigen sebelum diputar balik oleh petugas.

“Sebenarnya kita sangat diuntungkan dengan adanya penyekatan di perbatasan. Karena itu merupakan filter pertama sebagai bentuk upaya pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya. []

  • Bagikan
# #