Memek Diperebutkan Pengunjung

Kudapan khas Pulau Simeulue, Aceh, Memek, diperebutkan pengunjung Expo STIAPEN 2022 di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu, 22 Januari 2022. (Foto: STIAPEN Nagan Raya)

Theacehpost.com | NAGAN RAYA – Kudapan khas Pulau Simeulue, Memek, diperebutkan para pengunjung Expo STIAPEN 2022 yang digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu, 22 Januari 2022.

Hal itu disampaikan oleh mahasiswa penjaga stan, Felia Sendi. Kata dia, kuliner yang dinobatkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia  pada 2019 ini digandrungi pengunjung karena memiliki nama yang tak lazim itu.

“Mungkin konotasi namanya memang negatif dikit, tapi rasanya dicoba saja,” ujarFelia.

Felia menjelaskan, asal kata memek berasal dari “mamemek”, yang artinya menguyah beras.

Makanan ini, kata Felia, mirip bubur dan terbuat dari beras ketan.

“Bikin memek enggak susah, pakek beras ketan gongseng, garam, gula, dan santan yang udah dipanaskan, dan bisa dicicipi dengan suhu dingin atau biasa,” ucapnya.

Sementa itu, Ketua Prodi Administrasi Bisnis STIAPEN Nagan Raya Maulidar mengatakan, pameran tersebut tujuh stan dengan menampilkan aneka prduk brand (merek).

“Tujuan expo ini utamanya untuk menampilkan kreativitas wirausaha mahasiswa, dan juga bisa menjadi wadah membangun jejaring di unit kewirausahaan yang telah berjalan selama ini,” katanya.

“Sekitar 35 persen produk yang dipamerkan seperti kuliner dan lain-lain ini   merupakan hasil kreativitas dan inovasi mahasiswa,” pungkasnya. []