Massa Desak Polisi Usut Kejanggalan Proyek di RSUD Kutacane

Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Aceh Tenggara menggelar aksi menuntut kepolisian mengusut dugaan kejanggalan sejumlah proyek di RSUD Kutacane, yang berlangsung di depan Mapolres Agara, Selasa pagi, 25 Januari 2022. (Fahrizal/Theacehpost.com)

Theacehpost.com|KUTACANE – Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Aceh Tenggara menuntut kepolisian mendalami proyek fisik tahun 2019-2021 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin, Kutacane, yang diduga banyak kejanggalan.

Tuntutan massa itu disuarakan lewat aksi unjuk rasa di depan Mapolres Agara, Selasa pagi, 25 Januari 2022.

Perwakilan aliansi, Al Mujahidin dalam orasinya mempertanyakan beberapa kejanggalan pada proyek di RSUD Sahudin Kutacane tahun 2019-2021.

Di antaranya, proyek ruang operasi dan insinerator sebesar Rp8,9 miliar tahun 2019, lalu proyek rehabilitasi ruang rawat inap kelas III Rp5 miliar tahun 2021, proyek penataan ruang operasi rumah sakit Rp5,5 miliar pada tahun 2021 serta pengadaan alat kesehatan Covid-19 sebesar Rp1,2 miliar, yang juga dikerjakan tahun 2021.

Ia juga mempersoalkan satu hal yang menurutnya paling urgen, yakni terkait kekosongan obat-obatan di RSUD itu.

“Kita minta penyidik agar turun ke lapangan menelusuri kekosongan sejumlah jenis obat-obatan di RSUD Sahudin, padahal kebutuhan obat oleh pasien cukup siginifikan,” teriak Al Mujahidin.

Tak hanya itu, dia juga menagih perkembangan beberapa kasus proyek tadi yang sempat ditangani Polda Aceh.

“Kami nilai itu hanya program sia-sia. Kami meminta Kapolres Agara, AKBP Bramanti Agus untuk memanggil pejabat berwenang di RSUD Sahudin untuk dimintai keterangan dan dibuka secara transparan,” tegasnya.

Secara terpisah, Kasatreskrim AKP Supar wanto dihubungi Selasa, 25 Januari 2022 mengatakan segera mengerahkan personelnya untuk menelusuri kondisi di lapangan.

“Tim satreskrim akan melakukan penelusuran di lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut,” jawabnya singkat. []