“Di Mana Dirimu Ayah?” Tanya Abang Adik Berdarah Aceh Ini

  • Bagikan
Boy Heksi (29) dan adiknya Dian Bunga Azhari (26), berharap bisa bertemu dengan ayah kandung mereka, Azhar bin Usman Syeh—pria kelahiran Aceh—yang sudah sekitar 25 tahun berpisah. Boy kini menetap di Kebumen, Jawa Tengah sedangkan Dian di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. (Dokumen Pribadi Boy Heksi)


Laporan Theacehpost.com

SENIN siang, 5 Maret 2021, seorang rekan di Jakarta, Saimun BTL mengirim foto selebaran tentang orang hilang bernama Azhar, kelahiran Aceh, 02 November 1968.  Di selebaran yang dilengkapi foto orang bernama Azhar itu juga dicantumkan tulisan, “Jika ada yang mengetahui keberadaan orangtua saya ini, tolong hubungi saya anaknya, HP 081270179821.”

Info pencarian ayah bernama Azhar, kelahiran Aceh yang diposting ke jejaring medsos oleh putrinya, Dian Bunga Azhari beberapa hari lalu. (Postingan diteruskan Saimun BTL Jakarta)

Berawal dari info orang hilang itu, Theacehpost.com melakukan penelusuran. Akhirnya terungkap ada dua sosok berusia muda di balik kisah menghilangnya Azhar.

Sosok pertama, laki-laki bernama Boy Heksi (29) dan yang kedua, perempuan bernama Dian Bunga Azhari (26).

Dari Saimun di Jakarta, Theacehpost.com juga mendapatkan nomor kontak Boy Heksi setelah beberapa kali gagal kontak ke nomor yang tercantum di selebaran.

“Benar Bang, saya Boy Heksi, lengkapnya Azhar Boy Heksi. Azhar itu ditambahkan ketika saya masuk sekolah,” kata laki-laki kelahiran Kebumen, Jawa Tengah, 2 Juni 1992 itu mengawali wawancara dengan Theacehpost.com, Senin siang, 5 April 2021.

Boy menceritakan, beberapa hari lalu dia mendapatkan postingan selebaran “orang hilang” yang ternyata dibuat oleh adiknya, Dian Bunga Azhari.

Boy mengisahkan, sebenarnya bukan orang hilang tetapi lebih tepatnya adalah anak mencari ayah yang sudah sekian lama berpisah karena kedua orangtua bercerai.

Ketika Boy masih berusia empat tahun dan adiknya masih dalam kandungan, sang ayah bernama Azhar meninggalkan mereka.

“Menurut cerita Mbah saya, ayah dan ibu berpisah. Ayah pergi entah kemana. Ayah saya anggota TNI (ABRI),” ujar Boy mengutip cerita si Mbah.

Setelah adiknya lahir, mereka berdua diasuh oleh Mbah, sedangkan sang ibu juga pergi merantau hingga akhirnya menikah lagi dengan laki-laki lain.

Boy dan Dian tumbuh menjadi sepasang anak yang nyaris tanpa kasih sayang ayah dan ibu. Kini mereka menjelma sebagai sosok dewasa—meski sudah bisa mandiri—tapi mereka merasa ada yang tak lengkap.

“Adik saya akhirnya memposting sosok ayah yang tak pernah kami kenal secara fisik dan berharap ada yang bisa menginformasikan keberadaan beliau setelah puluhan tahun meninggalkan kami,” ujar Boy yang menetap di Kabupaten Kebumen, menekuni usaha travel dan koperasi.

Sedangkan adiknya, Dian Bunga Azhari tinggal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat bekerja di perusahaan film.

Ayah Berdarah Aceh

Berdasarkan dokumen buku nikah milik kedua orangtuanya, tercatat pernikahan Azhar dengan seorang perempuan bernama Rustatic pada hari Kamis, 18 Sya’ban 1413 H/11 Februari 1993 di KUA Kecamatan Serpong.

Dalam buku nikah itu ditulis Azhar kelahiran Aceh, 02-11-1968, pekerjaan ABRI-TNI-AD, Yon Arhanud RI. I, Desa Pakulonan, Kecamatan Serpong.

Identitas kedua orangtua, ayah bernama Usman Syeh dan ibu Halimah.

Boy Heksi mengaku tak pernah ke Aceh apalagi menelusuri silsilah keluarga ayahnya.

Pada tahun 2000, ketika dia masih SD, sempat dapat kabar ayahnya berada di Jakarta namun tak jelas Jakarta mana.

Boy juga pernah mendatangi tempat tugas ayahnya namun dia mendapat info kalau ayahnya tak lagi berdinas.

Ditanya keberadaan ibundanya, menurut Boy, ibunya juga tinggal satu kabupaten dengan dirinya yaitu di Kebumen.

“Beliau sudah lama menikah lagi tapi belum memiliki keturunan. Saya dan adik saya menjalani kehidupan masing-masing. Semoga harapan kami bertemu sang ayah bisa menjadi kenyataan,” ujar Boy Heksi dengan suara agak tersedak. []

  • Bagikan