Cucu Abu Hasan Krueng Kale, Tgk Salahuddin Meninggal Dunia di Jakarta, PAS Fasilitasi Pemulangan Jenazah

Tgk H Salahuddin Alfata bin Ali Assu’dy. (Foto: Dok. Dayah Darul Ihsan)

Theacehpost.com | JAKARTA – Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kale, Aceh Besar.

Cucu ulama tersohor abad ke-19, almarhum Abu M Hasan Krueng Kale bernama Teungku (Tgk) H Salahuddin Alfata bin Ali Assu’dy dilaporkan meninggal dunia di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur (Jaktim), pukul 12.30 WIB, Jumat, 13 Mei 2022.

Berdasarkan informasi Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Aceh Seranto (PAS), Akhyar Kamil, jenazah almarhum akan dipulangkan ke kampung halamannya atau ke Dayah Darul Ihsan, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu, 14 Mei 2022.

“Tadi siang sekitar pukul 14.00 WIB, saya dihubungi Ketua DPW PAS Aceh, Syukri, yang memberi kabar ada salah satu warga Aceh Besar meninggal dunia RS Pasar Rebo, Jaktim. Kemudian keluarga almarhum menghubungi saya, meminta tolong untuk memfasilitasi jenazah almarhum ke Aceh,” ujar Akhyar kepada Theacehpost.com, Jumat, 13 Mei 2022.

“Setelah itu, saya langsung memperintahkan relawan PAS segara berkumpul ke markas dan kemudian merapat ke RS untuk menjemput dan mengurusi jenazah, sesuai kebutuhan pihak keluarga almarhum,” jelas Akhyar.

Usai memproses segala kebutuhan tersebut, kata Akhyar, jenazah almarhum kini telah berada di Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

“Alhamdulillah, setelah proses demi proses kita lalui, jenazah almarhum saat ini sudah berada di Bandara Soetta. Insyaallah, besok diterbangkan melalui pesawat Garuda Indonesia pukul 11.55 WIB, dan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, pukul 14.30 WIB,” katanya.

Tak hanya itu, PAS juga akan memfasilitasi pemulangan jenazah di Aceh.

“Saya juga telah memerintahkan DPW PAS Aceh, DPD PAS Banda Aceh dan Aceh Besar untuk menjemput jenazah almarhum, guna diantar ke rumah duka dan sampai ke pemakaman,” katanya.

“Kepada seluruh relawan PAS di mana pun anda berada, terima kasih atas pengabdian tanpa pamrih, bekerja tulus dan benar-benar karena sosial,” pungkasnya. []