Artefak Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Banda Aceh, Air Mata Pengunjung Luruh

Pengunjung menyaksikan turban Nabi Muhammad SAW. (Foto: Raja Baginda/Theacehpost.com)

Theacehpoat.com | BANDA ACEH – Pameran artefak peninggalan Baginda Nabi Muhammad SAW yang dipamerkan di Kompleks Zawiyah Nurunnabi, Lambhuk, Kota Banda Aceh, Sabtu 22 Januari 2022, disaksikan ribuan pengunjung.

Berdasarkan amatan Theacehpost.com, para pengunjung rela mengantre dan berdesakan untuk masuk ke lokasi pameran peninggalan Rasulullah SAW.

Air mata pengunjung luruh saat melihat langsung barang-barang peninggalan Nabi Muhammad SAW. Kecintaannya terhadap Rasullullah terpancar jelas.

Mereka takjub dan terpana, saat menatap turban (serban) Rasulullah SAW. Bahkan, sejumlah warga ingin mendahului guna mencium kesemerbakan turban Nabi Muhammad SAW.

Pengunjung pameran artefak peninggalan Rasullullah mengantre masuk ke lokasi pameran. (Foto: Raja Baginda/Theacehpost.com)

Di samping turban, terdapat tongkat Rasulullah dengan bungkusan kain berwarna hijau. Tongkat Rasulullah SAW tersebut menjadi sorotan pengunjung.

Pengunjung pun ramai-ramai menghampirinya, guna mencium bekas tangan Rasulullah di togkat tersebut, sambil mengucapkan selawat.

Pengunjung memegang barang peninggalan Nabi Muhammad. (Foto: Dok. M Balia)

Ketua Yayasan Zawiyah Nurunnabi, Tgk H Jamhuri Ramli mengatakan, artefak-artefak tersebut sudah terjamin keasliannya.

“Semuanya sudah mendapatkan sertifikat resmi,” katanya.

Semua artefak peninggalan Rasulullah ini merupakan warisan museum milik Almarhum Prof Dr H Abdul Manan Embong.

“Beliau merupakan arkeolog Malaysia yang meneliti dan mengumpulkan benda-benda suci peninggalan Rasulullah. Artefak tersebut diperoleh dari berbagai negara, di antaranya Arab Saudi, Yordania, Turki, hingga Suriah,” pungkasnya.

Pameran yang dibuka untuk umum dan gratis tersebut hanya berlangsung hari ini, atau hingga pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, rangkaian acara Maulid Akbar ini diakhiri pada malam ini dengan zikir dan selawat di Kompleks Zawiyah Nurunnabi, Lambhuk, Kota Banda Aceh []